Jumat, 09 Maret 2018

Bersyukur

*SALAH SATU SUDUT SURGA*
Oleh : Irene Radjiman
Dipanggilnya umi Fatma. Isteri dari seorang buruh bangunan. Tinggal dirumah kontrakan yang ia sewa 500rb/bulan. Dibelakang rumah kontrakannya ada tanah ukuran 4m2 = 2m×2m yang ia tanami cabai, dan beberapa sayuran.
Tidak banyak yg tahu kalo umi Fatma seorang hafidzah. Ia memiliki 5 orang anak dan sekarang sedang mengandung anak yg ke-6. Sudah banyak bidan yg menyuruhnya STOP hamil, gunakan kontrasepsi ! Namun bagi umi Fatma anak adalah Rizki, dan rizki tidak boleh di stop. Adalah kebanggaan, Allah berkenan menganugerahi amanah anak-anak yang banyak.
Di rumahnya tidak ada tv, tidak ada kulkas dan tidak ada kipas angin. Saat saya mendatangi rumahnya, banyaaaakkk makanan yang ia suguhkan. Dari kue kering, bolu (kue basah), sampai bakso ikan pun keluar.
Anak-anaknyapun sehat-sehat. Tidak ada tanda-tanda anak kurang gizi. Anak pertamanya berusia 16 th sudah hafidz, Anak ke-2 usia 13 th hafal 15 juz, sedang dibimbing oleh kakaknya, anak ke-3 usia 9 th hafal 5 juz, anak ke -4 & ke-5 kembar usia 7th sudah qatam Al-Quran.
WOW !!! Saya terperangah mendengar ceritanya. Tidak ada suara tv dari rumah itu. Setiap hari sambil menunggu adzan terdengar lantunan ayat-ayat suci Al-Quran bersahut-sahutan.
"Alhamdulillah, Allah sangat sayang pada kami mba Iren. Abinya pulang kerja 1 minggu sekali, bawa uang banyak 500rb. Kami tiap hari bisa makan seperti ini" Ujarnya sambil tangannya menunjuk ke arah hidangan yang ia hidangkan untukku.
Lagi-lagi aku terperangah ! 500rb ?! 1 minggu sekali ?! Artinya dalam 1 bulan kurang lebih penghasilannya 2jt. Itupun masih dikurangi bayar kontrakan perbulan. Dan ia bilang banyak ? Subhanallah....!!! Serasa ditampar wajahku.... maluuuu rasanya.
Aku tersenyum kecut, tenggorakanku tercekat. Silahkan berhitung dengan logikanya Robert.T.Kiyosaki yang katanya pakar bisnis. Bisakah ia menjelaskan ini semua dengan logikanya ?  Sementara banyak diantara kita yang sering melontarkan kata-kata :
"500rb mah sekarang dapet apaan ?!!!"
Allahu akbar....!!! Bagaimana dg 2jt/bulan mereka hidup berkecukupan ?
● "Abinya selalu puasa sunah."
" Apa kuat umi ? Kerjaan abi kan berat ?"
"Pekerjaan itu sudah abi lakoni sejak kelas 4 SD. Puasa sunah pun sudah dilakoni sejak abi mulai sekolah. Jadi udah biasa dan ga berat lagi mba Iren. Kami teman mengaji dari kecil. Kami berdua lulusan SMP. Alhamdulillah lulus SD abi sudah hafidz. Saya malah telat, lulus SMP baru hafidzah."
● "Umi, mohon maaf. Setiap hari kalo umi belanja rata-rata habis berapa ?" Karena penasaran, akhirnya kepoku keluar juga.
Umi Fatma tersenyum. Sebelum akhirnya menjawab:
"Kalo dapat pertanyaan ini saya bingung jawabnya mbak. Saya jarang belanja. Bahkan pernah 1 bulan penuh saya ga belanja. Karena tiap hari adaaa aja yang nganterin makanan, entah itu makanan mentah atau makanan mateng. Seperto baso ikan ini, kemarin ada yg ngasih ikan & telur. Kebetulan masih ada tepung, akhirnya saya buat bolu dan baso. Masih bisa berbagi sama tetangga dan bisa untuk menjamu tamu. Saya mah, dikasih kesempatan bisa berbagi sama tetangga dan menjamu tamu tiap hari, udah bersyukur mbak."
Umi Fatma.... dirimu memang bukan manusia kebanyakan. Dirimu bukan orang rata-rata. Perhatikan tutur kata yang terucap dari bibirnya. Tidak ada 1pun pemberian Allah yang ia kecilkan.
Saat orang kebanyakan berkata : "Yah walaupun hanya buruh bangunan dan tiap minggu cuma bawa uang 500rb, saya sih udah bersyukur bisa makan tiap hari. Yang penting adaa aja buat jajan anak-anak."
Perhatikan kata-kata yang keluar dari wanita sholeha itu : "Suami saya buruh bangunan mbak. Alhamdulillah tiap minggu abinya pulang bawa uang banyak 500rb. Saya sih bersyukur banget mba kalo tiap hari dikasih kesempatan berbagi dengan tetangga dan menjamu tamu."
Terlihatkah bedanya ? Rata-rata orang bersyukur "just lips service" tapi umi Fatma bersyukur dengan kesungguhannya.
Salah satu keluarga sakinah, yang Allah perkenankan menempati salah satu sudut Surga didunia, yang tidak akan tampak oleh mata-mata nanar penghamba riba dan para pemburu harta dunia.
#ibrohuntukdirisendiri
#terusbersyukur
#bermanfaatbagisesama

Selasa, 27 Februari 2018

Tenzing Norgay dapat jadi teladan bagi para guru

Tenzing Norgay dapat jadi teladan bagi para guru ...

Sir Edmund Hillary adalah orang pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi dunia (Puncak Gunung Everest). Namun sesungguhnya di balik kisah sukses Sir Edmund Hillary ada seorang yang bernama Tenzing Norgay.

Tenzing Norgay adalah seorang penduduk asli Nepal yang bekerja sebagai pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung Everest. Tenzing Norgay menjadi pemandu (orang nepal menyebutnya Sherpa) bagi beberapa kelompok orang yag sudah mencoba mendaki mount Everest termasuk Sir Edmund Hillary.

Pada tanggal 29 Mei 1953 jam 11.30, Sir Edmund Hillary berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028 kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang mencapai puncak Everest. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di seluruh dunia.

Namun dibalik keberhasilan itu ternyata ada seorang Tenzing Norgay yang memiliki peran sangat besar ...

Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan juga tidak mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal ia adalah sang pemandu yang menentukan keberhasilan Hillary mencapai Puncak Mount Everest dan seharusnya ia dapat menjadi orang pertama yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest ... Bukannya Sir Edmund Hillary ...

Setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay ...

Berikut cuplikan wawancaranya :

Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?

Tenzing Norgay : Sangat senang sekali!

Reporter : Bukankah anda seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary? Tentunya posisi Anda berada di depan dia, sehingga seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?

Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia ini.

Reporter : Mengapa Anda lakukan itu?

Tenzing Norgay : Karena itu adalah impian Edmund Hillary, bukan impian saya…..

Impian saya adalah : " membantu dan mengantarkan dia (Edmund Hillary) meraih impiannya " ...

Moral kisah ini : *Spirit pak Tenzing Norgay adalah spirit seorang coach yang cukup bahagia menjadi "orang nomor dua" asalkan muridnya dapat menjadi "orang nomor satu" sebagaimana yang mereka impikan ...*
*Salam Sukses*

Minggu, 25 Februari 2018

Kisah Anjing dan Gajah yang Hamil

Kisah Anjing dan Gajah yang Hamil
(Jangan Iri pada orang lain)

Seekor gajah dan seekor anjing hamil pada saat yang sama. Tiga bulan kemudian anjing melahirkan enam anak anjing. Lalu, enam bulan kemudian anjing itu hamil lagi, dan sembilan bulan berikutnya anjing itu melahirkan selusin anak anjing yang lain. Demikian seterusnya.

Pada bulan kedelapan belas, anjing itu mendekati gajah sambil bertanya, "Apakah kau yakin bahwa kau sedang hamil? Kita hamil pada tanggal yang sama, saya telah melahirkan tiga kali untuk lusinan anak anjing dan sekarang mereka tumbuh menjadi anjing besar. Tetapi kau masih saja hamil. Apa yang sedang terjadi?"

Gajah itu menjawab, "Ada sesuatu yang saya ingin kau mengerti. Apa yang saya bawa bukan anjing tetapi gajah. Saya hanya melahirkan satu bayi gajah dalam dua tahun. Ketika bayi saya menyentuh tanah, bumi akan merasakannya. Ketika bayi saya melintasi jalan, manusia berhenti dan melihat dengan kekaguman, apa yang saya bawa menarik perhatian. Jadi, apa yang saya bawa dalam perut ini perkasa dan besar."

Jangan kehilangan iman ketika kita melihat orang lain menerima jawaban atas doa-doa mereka. Jangan merasa iri atas kesaksian orang lain. Jika kita belum menerima berkat kita sendiri, jangan merasa putus asa. Berkatalah pada diri sendiri, "Waktu saya
akan tiba, dan ketika menyentuh permukaan bumi, orang akan berdecak kagum."



Sent from my Redmi Note 4

SUNNAH suami

*SUNNAH RASULULLAH untuk para suami* :

1. Satu selimut bersama isteri (HR. Tirmidzi 132)

2. Makan minum segelas berdua (HR. Bukhari VI/293)

3. Mencium isteri sering-sering (HR. Nasai)

4. Mandi bersama isteri (HR. Nasai I/202)

5. Menyikat / menyisir rambut suami (HR. Ahmad)

6. Membantu pekerjaan rumah tangga (HR. Muslim)

7. Membelai isteri (HR. Ahmad)

8. Tetap romantis walau isteri sedang haid (HR. Bukhari 7945)

9. Menemani isteri yang sedang sakit (HR. Muslim 2770)

10. Memberikan isteri hadiah (HR. Ahmad)

11. Mengajak isteri ketika hendak keluar kota (HR. Bukhari dan Muslim)

12. Mendinginkan kemarahan isteri dengan kemesraan (HR. Ibnu Sunni)

13. Memanggil dengan kata-kata mesra (HR. Muslim)

14. Suami isteri berjalan-jalan berduaan waktu malam (HR. Muslim 2445)

15. Tidur dipangkuan isteri (HR. Bukhari)

Subhanallah...
Beruntunglah suami yg sudah mangerjakan sedikit banyak dari sunnah di
atas, karena dapat menguatkan jalinan cinta dan mewujudkan keluarga
sakinah dan digelari oleh RASULULLAAH dengan sabdanya
( خيركم خيركم لأهله )
صحيح ابن حبان / 4177 "Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik
terhadap ahli keluarganya"
(HR. Ibnu Hibban : 4177)

Mari kita kerjakan Sunnah Rasulullaah diatas yang belum kita kerjakan.

Barakallahu fiikum...

Sabtu, 17 Februari 2018

TIPS buat yang closing Customer

SEDIKIT TIPS buat yang closing Customer via Whatsapp/Chat lainnya.

❤️TIPS #1
Jangan pernah sekali kali nanya "sis jadi nggak?"

Coba lakukan jawaban seperti ini:

"halo sis, baju yang sis pesan sudah kami data untuk pengiriman pagi ini, sis rencananya transfer ke rekening kami yang BCA atau Mandiri ya? untuk memudahkan pengecekan ☺️"

"halo sis, baju yg sis mau masih saya keep nih sis, tinggal 1 biji aja, kebetulan ada customer lain yang mau, sis rencana mau melakukan pembayaran pagi ini atau siang ya sis?, kalau pagi ini bisa ikut pengiriman jam 12 siang ini 🤗"

==============================

❤️TIPS LIKE SERIBU BAYANGAN
Kalau yang beli ini kebetulan friend di Facebook/IG , BIAR ORANGNYA inget bayar, pake cara halus, kita like like aja postingan dia 😂 , biar dia inget terus sama nama kita saking dapet notif mlulu dari Like-an kita (bwakakakakaka, ketawa jahat 🤣)

==============================

JIKA CUMA DI READ aja, gak usah galau, move on aja!, ga usah pake acara black list segala macem, punya toko online jangan galak galak 🤣.

Inget, asal kita rutin iklan/promosi, selalu ada customer baru yang nantinya belanja, jadi ngapain juga galau mikirin 1 customer yang gak jadi. Follow up 2 kali, kalau dia gak balas, ya udah lah yaaa, mendingan fokus ngurusin customer yang baru.

Jangan memberi kesan, kita ini toko yang sepi orderan banget, sampe ngejar ngejar segitunya.

===========================

❤️TIPS #2 (simple tapi masih banyak online shop yg melakukan hal yg harusnya dihindari)

FOTO PROFILE di Whatsapp
Hindari:
1. Foto wajah lagi duck face unyu unyu
2. Foto sok cakep pake filter kebanyakan (kecentilan banget)
3. Foto Alay (muka Ibu Pengabdi Setan, Pocong, Artis Korea)
4. Foto bertema SARA atau memihak 1 golongan
5. Nama di Chat, misalnya nama kamu kurang keren kayak Inem, Paijo (maaf yak yang namanya beneran Inem/Paijo), diganti di settingan WA-nya jadi nama Produk yang lagi di iklanin aja, contoh: Admin Sambel Ijo Maknyos.

YES:
1. Foto dengan wajah profesional gitu dech, kasih nama onlineshop-nya di bawah foto (biar orang tau ini siapa tau tau negor)

2. Kalau wajah kurang ganteng atau keren, ya udah sih pake aja logo toko Online Shop-nya, atau foto produk unggulan Online-nya. 

3. Kalau lagi iklanin produk misalnya produk botol sambel, ya udah Profile Picnya sementara ganti dulu sama botol sambel yg diiklanin. 

Udah sih gitu aja.. kenapa saya kasih tips ini, soalnya pengalaman sendiri, staff saya kalau ngomong sama supplier, vs saya sendiri yang ngomong sama supplier, padahal ini supplier ga tau siapa yg owner, siapa yang staff, respon jawabannya kalau ke saya lebih sopan/manis, gak jutek kayak ke staff saya 🤣

Cheers, 
Christina Lie